DEPARTEMEN ILMU AGAMA ISLAM ( IAI ) FIS UNP

Himpunan Mahasiswa Departemen IAI UNP Kembali Menggelar Pesantren Alam di Kawasan Mandeh Pesisir Selatan

Pesantren Alam HMD IAI UNP kembali digelar. Tahun ini, PA kembali dilaksanakan di lokasi yang sama, yaitu di Kawasan Pulau Mandeh, Pantai Paku, Nagari Sungai Nyalo, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan. Sebuah keputusan yang diambil dengan penuh pertimbangan, mengingat akan istimewanya lokasi ini.

Kegiatan PA seperti biasa diadakan selama tiga hari dimulai pada tanggal 6 hingga 8 Desember 2024. Pada hari pertama, awal kegiatan dimulai dengan pelepasan di Fakultas Ilmu Sosial UNP yang dihadiri oleh pimpinan Fakultas FIS UNP yang diwakili oleh WD 1 FIS Bapak Dr. Hasrul, M.Si dan WD 2 Bapak Dr. Arie Yulfa, ST, M.Sc, seterusnya juga dihadiri oleh Kepala Departemen Ilmu Agama Islam Bapak Dr. Alfurqan, M.Ag beserta dewan dosen, Pembina HMD Bapak Oktari Kanus, M.Ag.

Dalam sambutannya, Bapak WD 1 berpesan agar seluruh mahasiswa tetap menjaga nama baik dan menjaga lingkungan di sekitar lokasi. Ia juga menyampaikan tema kegiatan ini pesantren alam, dan tentunya sesuai dengan ayat al-Qur`an Surat ar-Rum ayat 40, terjadinya kerusakan di muka bumi ini tidak lain dan tidak bukan karna ulah tangan manusia, jadi dengan adanya kegiatan pesantren alam yang diadakan oleh mahasiswa IAI, tentunya bertujuan untuk menjaga alam itu sendiri

Di samping itu, Bapak Dr. Alfurqan, M.Ag dalam sambutannya, menyampaikan kepada segenap peserta PA agar tetap menjaga identitas mahasiswa PAI ketika berada di lokasi nanti, karena kita menjaga marwahnya UNP.

Mahasiswa yang ikut dalam kegiatan in sekitar 150 orang, yang mencakup peserta dan panitia pelaksana kegiatan. Di lokasi, kegiatan pembukaan dilakukan malam hari dan dibuka langsung oleh Pembina HMD Bapak Oktari Kanus, M.Ag.

Di Pantai Paku, mahasiswa PAI UNP melakukan aktivitas keagamaan dan merasakan suasana  layaknya pesantren. Mereka mendekatkan diri pada al-Qur’an, mengasah hafalan, bersholawat dan mendengarkan siraman rohani

yang diiringi debur ombak dan panorama bukit serta hutan yang menawan, kegiatan ini menjadi momen istimewa yang memadukan nilai-nilai agama dengan keindahan alam.

Selain kegiatan di atas, PA ini juga melakukan kegiatan penanaman pohon cemara laut di sepanjang pesisir pantai dan membentuk lapisan cemara laut yang dapat berfungsi sebagai pelindung dari tsunami, gelombang tinggi, dan abrasi pantai paku.

Bapak Wali Nagari yang diwakili oleh ketua BAMUS nagari Sungai Nyalo menyampaikan terimakasih kepada HMD IAI FIS UNP yang sudah mengadakan kegiatan di Nagari Sungai Nyalo. Ia berharap, ”semoga dengan ilmu yang didapat selama kegiatan ini bisa diaplikasikan di kampung masing-masing.”

yang diiringi debur ombak dan panorama bukit serta hutan yang menawan, kegiatan ini menjadi momen istimewa yang memadukan nilai-nilai agama dengan keindahan alam.

Selain kegiatan di atas, PA ini juga melakukan kegiatan penanaman pohon cemara laut di sepanjang pesisir pantai dan membentuk lapisan cemara laut yang dapat berfungsi sebagai pelindung dari tsunami, gelombang tinggi, dan abrasi pantai paku.

Bapak Wali Nagari yang diwakili oleh ketua BAMUS nagari Sungai Nyalo menyampaikan terimakasih kepada HMD IAI FIS UNP yang sudah mengadakan kegiatan di Nagari Sungai Nyalo. Ia berharap, ”semoga dengan ilmu yang didapat selama kegiatan ini bisa diaplikasikan di kampung masing-masing.”

Kegiatan PA ini diakhiri dengan melakukan bersih-bersih di sekitar lokasi PA, sebagai bentuk tanggung jawab karena telah berkegiatan di lokasi, sebagai wujud nyata mahasiswa dalam menjaga dan melestarikan alam. Dengan suksesnya berkegiatan di lokasi Pantai Paku ini harapannya di tahun berikutnya bisa “mondok” lagi di pinggir pantai dengan suasana alam yang menyejukkan, di samping melakukan pengabdian kepada mayarakat sekitar sebagai wujud dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. OKE

Post Related